Thursday, 4 May 2017

Membuat Video Menggunakan Microsoft Windows Movie Maker


Membuat Video Menggunakan Microsoft Windows Movie Maker

Pernahkah kalian melihat video-video yang berada di situs YouTube? Pernahkah kalian mencari video bersifat tutorial di sana? Jika ya, pasti kalian pernah melihat efek transisi, judul, dan kredit yang disisipkan di dalam video tersebut. Akan tetapi, tahukah kalian cara membuat video- video tersebut?

Ternyata setelah ditelusuri, video-video tersebut dibuat menggunakan Microsoft Windows Movie Maker. Langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut :

1.      Bukalah aplikasi Microsoft Windows Movie Maker. Perhatikan gambar di bawah ini!

2.      Lalu, impor video yang dibutuhkan. Caranya dengan mengklik tombol Import video yang berada pada section Capture Video di sisi sebelah kiri aplikasi. Pada kotak dialog yang muncul, pilihlah video yang Anda inginkan. Perhatikan gambar di bawah ini!




3.      Setelah itu, drag and drop video tersebut ke dalam storyboard yang terletak di bagian bawah aplikasi. Perhatikan gambar di bawah ini!

4.      Lakukan langkah ke-2 dan ke-3 untuk video-video yang dibutuhkan selanjutnya.

5.     


Setelah itu, saatnya untuk menambahkan judul dan kredit untuk video yang dibuat kali ini. Caranya klik tombol Make titles or credits pada section Edit Movie. Perhatikanlah gambar di bawah ini!
6.      Karena kita akan membuat judul video terlebih dahulu, maka klik tombol Add title at the beginning of the movie pada pilihan yang muncul.





7.      Lalu tulislah sebuah kalimat pada kotak yang disediakan. Bila sudah, klik tombol Done, add title to movie. Perhatikan gambar berikut ini!

8.      Maka secara otomatis, judul tersebut akan ditaruh di awal permulaan video yang akan dibuat pada storyboard. Perhatikan gambar di bawah ini!





9.      Lakukan hal serupa dengan langkah ke-5 sampai ke-8 untuk menambahkan judul-judul  untuk video selanjutnya.

10.  Setelah semua judul disisipkan, sekarang saatnya untuk membuat kredit. Caranya yaitu klik tombol Make titles or credits pada section Edit Movie. Lalu, pilih klik tombol Add credits at the end of the movie pada pilihan yang muncul. Setelah itu, tulislah teks pada kotak-kotak yang telah disediakan di sana. Perhatikan gambar di bawah ini!



11.  Setelah itu, klik tombol Done, add title to movie untuk menambahkan kredit ke dalam video yang akan dibuat ini. Maka secara otomatis, kredit tersebut akan disisipkan ke dalam video tersebut.

12.  Setelah semua judul dan kredit telah disisipkan, selanjutnya kita bisa menambahkan video transisi untuk mempercantik video yang akan dibuat ini. Caranya mudah yaitu cukup klik tombol View video transitions pada section Edit Movie. Selanjutnya, pilih video transisi yang Anda inginkan. Lalu, drag and drop pada kotak kecil di antara video yang ada pada storyboard. Perhatikan gambar di bawah ini!




13.  Setelah semua dirasa cukup, maka sekarang saatnya untuk menyimpan video ini. Caranya klik menu File >> Save Movie File... (Ctrl+P).


14.  Setelah itu, pilih lokasi tempat untuk video tersebut disimpan. Pada contoh ini, kita akan menyimpannya pada My Computer. Klik tombol Next untuk melanjutkan.




15.  Setelah itu, tentukan nama dan direktori untuk video ini. Bila sudah, klik tombol Next utuk melanjutkan. Perhatikanlah gambar di bawah ini!


16.  Lalu, pilihlah setting untuk video ini. Pada contoh ini, kita akan memakai setting default-nya saja yaitu Best quality for playback on my computer (recommended). Klik tombol Next utuk melanjutkan.



17.  Maka seketika itu pula, file video yang dibuat tersebut akan segera disimpan. Perhatikan gambar di bawah ini!


18.  Bila sudah, klik tombol Finish untuk mengakhiri pembuatan video tersebut.



Dengan demikian, berakhirlah sudah seluruh proses pembuatan video menggunakan aplikasi Microsoft Windows Movie Maker. Selanjutnya, Anda bisa mengunggah file video hasilnya ke situs YouTube.



Akhir kata, selamat mencoba!

Wednesday, 3 May 2017

Jaringan tumbuhan batang jagung zea mays

Jaringan tumbuhan batang jagung lengkap. Tipe pembuluh radial

Jariangan tumbuhan heliantus lebgkap

Jariangan tumbuhan pada batang Helinatus terdapat berbagai macam jaringan tumbuhan. Tipe pembuluh kolateral.

Jaringan daun Ficus.

Preparat daun ficus, tumbuhan dikotil. Jaringan ficus lengkap dengan bagian bagiannya.

Jaringan Daun Zea mays Lengkap dengan bagian bagian

Jaringan daun zea mays / jagung lengkap dengan bagian bagiannya.

Adlan Adam, S.Pd. SM3T Takari Kupang

Sintia, S.Pd. SM3T Takari Kupang

Asnan David Jatmiko, S.Pd. SM3T Amfoang Selatan Kupang

Aida Sundusiyah, S.Pd. SM3T AMarasi Kupang

Asih Sundari, S.Pd. SM3T Amfoang Selatan Kupang

Corry Helena Bangun, S.Pd. SM3T Amfoang Barat Daya Kupang

Ali, S.Pd. SM3T Lelogama Kupang

Astri Fitria Nuraeni, S.Pd. SM3T Fatuleu Kupang

: Eliza Lailatus Sa’adah, S.Pd, SDN Kofi

Laras Setianingrum, S.Pd. SM3T Sulamu Kupang

Tuesday, 2 May 2017

Orthosiphon aristatus (kumis kucing)

KLASIFIKASI DAN CIRI CIRI MORFOLOGI KUMIS KUCING
KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI TANAMAN
Artikel tentang tanaman daun kumis kucing ini akan menjelaskan ciri ciri kumis kucing lengkap beserta klasifikasi dan morfologi tanaman kumis kucing (klasifikasi dan deskripsi kumis kucing).
Klasifikasi dan Ciri Ciri Morfologi Tanaman Kumis Kucing
Tanaman kumis kucing adalah tanaman obat obatan yang berasal dari daerah Afrika beriklim tropis dan kemudian menyebar ke daerah Asia dan Australia. Tanaman kumis kucing adalah tanaman berbatang basah yang tumbuh tegak dan mempunyai segudang khasiat bagi tubuh, di antaranya yaitu mengobati infeksi ginjal, infeksi kandung kemih, kencing batu, encok serta menghilangkan panas.
Bagian tanaman yang biasa digunakan yaitu hampir semua organ tanaman, baik dalam keadaan basah atau dikeringkan. Berikut ini adalah rincian klasifikasi dan morfologi kumis kucing :
Klasifikasi Tanaman Kumis Kucing
Apa klasifikasi ilmiah kumis kucing ?
Nama ilmiah kumis kucing atau nama latin kumis kucing adalah Orthosiphon aristatus. Klasifikasi tumbuhan kumis kucing adalah sebagai berikut :
KINGDOM :Plantae
SUB KINGDOM :Viridiplantae
INFRA KINGDOM :Streptophyta
SUPER DIVISI :Embryophyta
DIVISI :Tracheophyta
SUB DIVISI :Spermatophytina
KELAS :Magnoliopsida
SUPER ORDO :Asteranae
ORDO :Lamiales
FAMILI :Lamiaceae
GENUS :Orthosiphon Benth.
SPESIES :Orthosiphon aristatus
Tabel : klasifikasi daun kumis kucing
Morfologi Tanaman Kumis Kucing
Apa ciri ciri morfologi kumis kucing / ciri ciri tumbuhan kumis kucing ?
Ciri khusus kumis kucing / ciri khas kumis kucing & struktur morfologi kumis kucing yaitu :
Morfologi Akar dan Batang Kumis Kucing
Tanaman kumis kucing adalah tanaman terna yang berdiri tegak dan mampu tumbuh mencapai tinggi 1 sampai 2 meter. Batang kumis kucing berbentuk segi empat dan sedikit beralur serta memiliki bulu bulu yang pendek atau gundul. Di bagian buku buku batang berakar.
Morfologi Daun Kumis Kucing
Tanaman kumis kucing mempunyai daun tunggal yang berbentuk bermacam macam, mulai dari bulat oval, lonjong, lanset atau belah ketupat. Daun kumis kucing memiliki bulu bulu yang halus dengan bagian tepi daunnya bergerigi kasar tak teratur.
Permukaan daun kumis kucing, baik bagian atas atau bawah, memiliki bintik bintik dikarenakan terdapat kelenjar minyak atsiri yang jumlahnya sangat banyak.
Morfologi Bunga Kumis Kucing
Tanaman kumis kucing mempunyai bunga berupa tandan yang muncul di bagian ujung cabang. Kelopak bunga kumis kucing berkelenjar, urat dan pangkalnya memiliki bulu bulu pendek dan jarang kemudian di bagian paling atas gundul.
Mahkota bunga kumis kucng mempunyai ukuran panjang 13 sampai 27 mm, bagian atas mahkotanya ditutupi oleh bulu bulu pendek yang berwarna ungu yang selanjutnya menjadi putih. panjang tabung sekitar 10 sampai 18 mm, dan panjang bibir bunga kira kira 4,5 hingga 10 mm. Helaian bunga kumis kucing berbentuk bundar dan tumpul.
Benang sari lebih panjang dari tabung pada tabung bunga. Tanaman kumis kucing memiliki buah geluk yang berwarna coklat gelap dengan panjang sekitar 1,75 sampai 2 mm. Gagangnya memiliki bulu bulu yang pendek dan jarang.

Mengamati jaringan tulang

Pada hari kamis tanggal 2 mei 2017 di kebun botani Universitas Pendidikan Indonesia, mengamati jaringan tulang pada perbesaran 10 x 10 mikroskop cahaya. Didapatkan stryktur jaringan tulang yang terdiri dari sel tulang, sistem harvest. Sayang sarana tidak memadai untuk pengamatan 10 x 40.